Tipe Orang dalam Menggunakan Uang, Hemat Bukan yang Paling Ideal

  • Whatsapp

Kepribadian seseorang akan ketahuan saat dia memegang uang. Apakah orang tersebut tipe boros, hemat, atau perhitungan.

Mengutip laman Investopedia, ada beebrapa tipe orang yang berhubungan dengan uang. Memahami beragam tipe pengguna uang ini akan memudahkan kamu menemukan tips terbaik dalam belanja, menabung, hingga investasi. Berikut ulasannya:

Saran untuk para pemboros adalah lebih selektif dalam membeli barang. Jadikan setiap barang bermerek yang kamu beli sebagai investasi. Misalkan, beli jam tangan edisi terbatas yang bisa kamu jual dengan harga tinggi ketika stoknya sudah habis. Apabila hasrat belanja sangat tinggi, sementara barang yang hendak dibeli tidak terlalu bernilai, maka katakan kepada diri, “barang itu tidak penting. Masih ada yang lain”.

Orang yang hobi menabung cenderung tidak peduli dengan tren dan lebih nyaman dengan gaya konservatif. Mereka juga tidak berani mengambil risiko besar saat berinvestasi.

Saran bagi para penabung adalah mencoba menjalani hidup dengan lebih rileks. Tak mengapa sesekali memanjakan diri dengan barang mewah karena itu bisa menaikkan standarmu. Soal investasi, meminimalkan risiko memang tujuan utama, tetapi hal tersebut bisa dilakukan sembari memaksimalkan keuntungan dan menjadi kunci keberhasilan dari sebuah investasi.

Saran bagi kelompok pembeli adalah berusaha mengendalikan penggunaan kartu kredit. Fokuskan pikiran pada apa-apa yang memang penting untuk dibeli dan tetaplah berhemat. Jangan ragu untuk keluar dari lingkungan yang meracunimu untuk terus belanja.

Lantaran jarang mencatat pemasukan dan pengeluaran dengan rinci, salah satu masalah yang mereka hadapi adalaqh “besar pasak daripada tiang”. Artinya, apa yang mereka keluarkan, lebih banyak dari yang mereka peroleh. Para debitur juga tidak memikirkan investasi untuk memenuhi keperluan jangka panjang.

Saran bagi para debitur adalah, segera rencanakan keuangan dan mulai berinvestasi. Jika tidak bisa melakukannya sendiri, cari bantuan dari orang terdekat yang bisa memberi informasi tentang bagaimana cara berinvestasi dengan baik.

Terlepas dari posisi keuangan mereka saat ini, investor cenderung memikirkan cara memperoleh pendapatan pasif yang akan digunakan untuk membayar seluruh tagihan mereka. Kebiasaan ini didorong oleh pengambilan keputusan yang sangat hati-hati, karena investasi mereka memiliki sejumlah risiko.

Buat para investor, tidak ada saran yang lebih baik selain tetap bekerja dan teruskan apa yang sekarang sudah dilakukan. Jangan lupa berbagi ilmu kepada mereka yang belum mengerti soal investasi.

LAURENSIA FAYOLA | INVESTOPEDIA

Related posts