Kerang Tatoiri, Camilan Lezat Hanya Ada di Telaga Mambekora Pulau Kapotar Papua

  • Whatsapp

Salah satu kuliner lezat tersembunyi di Papua ada di Pulau Kapotar. Di sana terdapat sebuah kerang yang bisa dimakan tanpa perlu pengolahan yang rumit. Namanya kerang tatoiri.

Peneliti Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto mengatakan kerang tatoiri hanya ada di Telaga Mambekora di sebelah barat daya Pulau Kapotar. Adapun Pulau Kapotar merupakan sebuah pulau kecil memanjang di Kepulauan Moora, kawasan Teluk Cendrawasih, Nabire, Papua. “Karena bentuk Pulau Kapotar memanjang, pulau ini sering disebut dengan Pulau Panjang,” kata Hari Suroto kepada Tempo, Minggu 11 Juli 2021.

Telaga Mambekora berair asin. Untuk sampai ke telaga itu, wisatawan harus menyusuri jalan setapak dari tepi pantai hingga ke dalam kebun kelapa sejauh sekitar 100 meter. Telaga ini berair jernih, bagian tepinya dibatasi oleh batu karang dan ditumbuhi pepohonan.

Telaga Mambekora mempunyai biota endemik yaitu kerang yang menempel pada dinding karang atau menempel pada kayu. “Sepintas bentuk kerang ini memang tidak menarik,” kata Hari Suroto yang juga dosen arkeologi Universitas Cenderawasih, Papua, itu. “Tetapi jangan salah, rasanya sangat enak dan gurih.”

Tinggi permukaan air Telaga Mambekora mengikuti pasang surut air laut. Saat permukaan air telaga menurun, mama-mama dari Pulau Mambor akan mencari kerang tatoiri. Pulau Mambor terletak di sebelah selatan Pulau Kapotar.

Cara mama-mama memasak kerang tatoiri juga unik. Setelah dibersihkan dengan air laut, kerang kemudian disiram dengan air panas. Didiamkan sebentar, langsung bisa dinikmati. Gunakan pisau kecil untuk membuka cangkang kerang yang agak keras.

Di Papua, hidangan kerang tatoiri bukanlah lauk utama. “Ini sekedar makanan selingan atau camilan,” kata Hari Suroto.

Related posts