Akibat Pandemi, Stres Pasangan yang akan Menikah Meningkat

  • Whatsapp

Banyak orang mengatakan merencanakan menikah sangat memicu stres, terutama bagi yang harus mengubah, menunda, dan membatalkan pernikahan karena pandemi Covid-19. Menurut terapis pernikahan, beban perencanaan seperti itu sering kali menimpa pasangan, yang menyebabkan ketegangan hubungan.

Dalam wawancara dengan Insider, Landis Bejar, pendiri AisleTalk, mengatakan akibat pandemi Covid-19, banyak salah satu dari pasangan yang lebih merasa emosional karena tidak terima pernikahannya harus diundur dan mengalami perubahan perencanaan.

Bejar mengatakan respons emosional yang berbeda terhadap perubahan rencana dapat menyebabkan konflik dalam hubungan. Misalnya, jika satu orang lebih cemas maka dia akan merasa pasangannya mengabaikan kekhawatirannya.

Pasangan dapat menghindari stres dengan memastikan salah satu dari mereka tidak dipaksa untuk merencanakan pernikahan sendiri. Mereka juga dapat memutuskan untuk bekerja dengan seorang profesional seperti Bejar, yang dapat memberi saran sebagai orang ketiga.

Dia juga menyampaikan sebaiknya pasangan memprioritaskan hubungan di atas detail pernikahan. Dengan berfokus pada satu sama lain dan pernikahan mereka, maka stres yang akan ditimbulkan akan berkurang.

“Ketika semua terasa begitu berlebihan dan setiap orang memiliki pendapat yang berbeda, cobalah untuk menatap mata pasangan, berpelukan, dan makan-makan dengan pasangan,” saran Bejar.

LAURENSIA FAYOLA l INSIDER

Related posts